Distributor Hebel di Sumenep

Distributor Hebel murah harga kompetitif di Sumenep.Beraneka merek Hebel ada: Hebel citicon, Hebel fastcon, Hebel priority one, Hebel optima, Hebel great wall, Hebel blesscon dan Hebel merek lainnya. Dengan menghubungi: 085334439900, Distributor Hebel searea Jawa Timur dan Jawa Tengah MegaTruss Global. Sebagaimana kebanyakan orang bilang sebelum membeli lebih baik kenali terlebih dahulu barangnya. Berikut gambaran mendalam seputar produk Hebel :

Mengenal Tentang Apa Itu Hebel?

Sebelum ngerti apa itu Hebel? kita perlu mengetahui, apa itu beton? Beton ialah kombinasi yang unik antara semen, air serta aggregat. Berdasarkan Nawy (1985:8) beton diciptakan dari sekumpulan interaksi mekanis dan kimia sejumlah material pembentuknya. Menurut Dinas PU – Lembaga Penyedilikan Masalah Bangunan (DPU-LPMB) memberikan definisi perihal beton sebagai kombinasi antara portland cement maupun semen hidrolik yang lainnya, agregat halus, agregat kasar dan air, dengan ataupun tanpa campuran tambahan penyusun massa padat (SK.SNI T-15-1990-03:1).

Ciri dan karakteristik beton campuran pembentuk Hebel:

  1. Karakteristik beton yakni mempunyai energi tekan yang tidak kecil {serta|juga|dan juga|seperti halnya|seperti juga tenaga tarik yang kecil.
  2. Proses kimia pengikatan PC dengan air menciptakan panas dan disebut dengan proses hidrasi.
  3. Kelebihan air dari jumlah yang dibutuhkan akan menyebabkan butiran portland cement berjarak semakin renggang sehingga kekuatan beton menjadi berkurang.
  4. Atas dasar perkiraan komposisi dijadikan rekayasa guna mengecek dan mengetahui pedoman adonan agar dihasilkan daya beton yang gede.
  5. Selama proses pengerasan materi beton, kelembaban beton harus dipertahankan untuk digunakan mendapatkan keluaran yang direncanakan.
  6. Sesudah 28 hari, beton akan mencapai tenaga penuh dan unsur struktur akan mampu memikul bobot luar yang bereaksi padanya.

Kelebihan beton bahan pembentuk Hebel:

  1. Bisa disusun sesuai keinginan.
  2. Sanggup memikul muatan tekan yang berat.
  3. Awet terhadap temperatur tinggi.
  4. Biaya perawatan tidak besar.

Kekurangan beton material pembentuk Hebel:

  1. Rupa yang sudah diciptakan susah diubah.
  2. Pelaksanaan pengaplikasian memerlukan tingkat presisi yang tinggi.
  3. Berat.
  4. Tenaga pantul suara tidak kecil.
  5. Membutuhkan wadah untuk media pembentuk Hebel.
  6. Tak mempunyai energi tarik.
  7. Sesudah dicampur beton langsung memadat.
  8. Beton yang mengeras sebelum pengecoran, tak bisa didaur ulang.

Sebenarnya Hebel Yakni ?

Nah sesudah mengetahui sedikit apa itu beton ?, menjadi gampang guna engkau mengetahui apa itu Hebel sebenarnya ?. Hebel adalah beton ringan (lightweight concrete) maupun yang lebih diketahui dengan sebutan hebel. Hebel telah amat populer di masyarakat barat karena formatnya yang besar dan bobotnya yang ringan. Sampai dikala ini Hebel atau hebel telah di produksi lebih 29 negara di dunia. Di Indonesia sendiri Hebel mulai diketahui sejak tahun 1995 dikala didirikannya pabrikasi Hebel.

Hebel ada 2 (dua) variasi:

  1. Autoclaved Aerated Concrete (AAC).
  2. Cellular Lightweight Concrete (CLC).

Keduanya didasarkan pada gagasan yang serupa yakni memberi gelembung udara yang bakal mengurangi bobot Hebel yang diciptakan. Perbandingan Hebel AAC dan CLC dari segi cara kerja pengeringan ialah AAC mengalami pengeringan dalam oven autoclave bertekanan besar meski Hebel jenis CLC yang menjalani proses pengeringan alami.

Pengerjaan Pembuatan Hebel di Indonesia

A. Bahan baku Hebel

  1. PC:
    PC yang diterapkan yakni PC standar indonesia sehingga mutu PC yang di produksi di indonesia mempunyai kandungan yang sama dan dapat dipergunakan sebagai bahan adonan pembuatan Hebel.
  2. Pasir Silika:
    Pasir silikan cuma bisa didapatkan di tempat-daerah yang terkandung silicon seperti di Sumatra Selatan, Tulang Bawang serta Lampung.

    Table Kandungan Silicon

    Daerah Silika Clay Warna
    Tulang Bawang 98% 2% Hitam
    Lampung 90% 3% Hitam

    Pasir silika mesti digiling dan diayak dulu hingga menjadi bubuk pasir silica yang disebut Slurry.

  3. Kapur:
    Kapur yang diterapkan untuk digunakan bahan baku Hebel yakni kapur yang orisinil maupun tidak tercampur tanah liat. Kapur absah dapat didapat di tempat Jawa Barat, Padalarang dan Sukabumi yang memiliki kadar kadungan kapur yang besar.
  4. Alumunium:
    Aluminium powder yaitu bahan baku pokok Hebel yang dapat didapat dengan mengimport dari china. Karena bahan baku aluminium powder ini dari luar negeri maka betul-betul mempengaruhi harga maupun persediaan Hebel yang di produksi.
  5. Air:
    Air mendominasi sebagai adonan bahan baku yang menentukan. Mutu air seharusnya standar biasa dannilai kejernihan 95% yang tidak mengandung garam.

B. Alat produksi Hebel

  1. Autoclave:
    Mesin pemanas serta pemberi tekanan uap Hebel
  2. Boiler:
    Ceret pemanasan air untuk mendapatkan uap air pemanasan autoclave
  3. Sand Mill:
    Mesin penggiling pasir silika guna diproses menjadi slurry
  4. Mixer:
    Alat pencampur bahan baku Hebel
  5. Cutting Machine:
    Alat pemotong balok-balok silika supaya layak dengan dimensi standar ataupun yang diatur
  6. Sillo:
    Bak penyimpanan slurry
  7. Mould:
    Tempat penampung resep silika setelah dicampur dalam mixer
  8. Lime Slaking Tub Bak:
    Gunapengolah kapur panas menjadi dingin / kapur mati
  9. Pallet:
    Kayu packing yang memuat Hebel dengan kuantitas tertentu dalam satu bentuk pallet
  10. Steel Shaping:
    Besi pengikat packing Hebel
  11. Bahan Grinda:
    Untuk bahan materi menghaluskan pasir silika menjadi slurry

C. Proses produksi Hebel

  1. Pasir silika di usulan di penggilingan agar bisa menjadi Slurry, bubuk silika.
  2. Slurry dimasukan dalam tempayan pengaduk luluh slurry, dimana slurry dicampur dengan air dan diadukan menjadi materi luluh.
  3. Campuran luluh dituangkan dalam bak penyimpanan luluh.
  4. Luluh dimasukan ke dalam bejana, dimana diadakan pengoplosan luluh dengan semen serta kapur, sesudah itu dituangkan Almunium Powder.
  5. Sesudah memenuhi waktu yang ditetapkan untuk digunakan pencampuran selesai karenanya campuran tersebut disalurkan menuju cetakan silika.
  6. Diperlukan periode untuk digunakan pengerasan campuran balok silika yang dicetak.
  7. Setelah mengeras layak cetakan, balok silika dikirim ke ruang pemotongan guna dipotong-potong pantas ukuran yang ditentukan.
  8. Agar mencukupi bentuk yang ideal serta jitu, dibutuhkan pemotongan ke dua guna menyusun Hebel dan untuk membersihkan sisa-sisa bekas pemotongan.
  9. Hebel telah terbentuk serta dimasukan ke dalam Auto Claved selama 12 jam dikasih tekanan uap dengan tekanan 12 BAM serta suhu temperatur 193C. Dalam tekanan uap hal yang demikian akan menyusun respon pembakaran sampai Hebel matang dengan total.
  10. Hebel malah jadi serta di tumpuk dalam tempat penumpukan yang siap guna di kirim.

Spesifikasi Hebel :

Detail Hebel memiliki tolak ukur tersendiri yang sudah di atur. Untuk patokan internasional menggunakan British Standart BS EN 771-4: 2011. Serta untuk ukuran Nasional Indonesia di susun dalam SNI 03-2156-1991, sebagai berikut:

Ukuran Standar Bata Ringan di Indonesia

Panjang (L) 60cm
Tinggi (H) 20cm
Tebal (W) 7,5 cm 10 cm 12,5 cm 15 cm 17,5 cm 20 cm
Luas dinding/m3 13,33 m2 10 m2 8 m2 6,67 m2 5,71 m2 5 m2
No Ukuran Jumlah Bata Ringan Per/m3
1 60 x 20 x 7,5 cm 111 biji
2 60 x 20 x 10 cm 83 biji
3 60 x 20 x 12,5 cm 70 biji
4 60 x 20 x 15 cm 56 biji
5 60 x 20 x 17,5 cm 48 biji
6 60 x 20 x 20 cm 42 biji

Distributor Hebel murah harga bersaing di Sumenep.Bermacam merek Hebel tersedia: Hebel citicon, Hebel fastcon, Hebel priority one, Hebel optima, Hebel great wall, Hebel blesscon dan Hebel merek lainnya. Distributor Bata Ringan searea Jawa Timur serta Jawa Tengah MegaTruss Global.

Sertifikat SNI Hasil Test Uji Hebel

Sertifikat Hasil Uji Test Insulasi Bunyi Bata Ringan Citicon

Sertifikat Hasil Uji Test Ketahanan Api Bata Ringan Citicon

Sertifikat Hasil Uji Test Konduktivitas Termal Bata Ringan Citicon

Sertifikat Hasil Uji Test Tekan Hancur Bata Ringan Citicon

Penggunaan Hebel :

  1. Hebel digunakan dalam struktur untuk dinding bagian dalam maupun bagian luar, untuk gedung bertingkat, rumah minimalis sampai pergudangan. Rata-rata untuk dinding komponen luar memerlukan Hebel ukuran besar 60 x 20 x 20 dan Hebel bisa dipakai dalam kondisi apapun.
  2. Hebel sebagai bahan lantai atau meninggikan lantai pengganti pasir urug. Penggunaan Hebel pada lantai sebagai pengganti pasir urug memang bakal membuat biaya yang lebih tetapi dalam hal ini dimaksud menampilkan dengan jelas perbandingan antara Hebel dengan batu bata konvensional dan bisa dibuktikan sebagai berikut:

Misal untuk digunakan bahan lantai garasi kendaraan beroda empat yang pada lazimnya menggunakan batu bata konvensional dengan ketebalan 50 mm sebagai daya tahan tekanan minimum 20 N/mm2 maka dengan mempergunakan Hebel cukup dengan mempergunakan ukuran terkecil sebab bata ringan memiliki tenaga bendung tekanan yang tidak kecil dan berat bata ringan pun ialah 1/3 dari berat batu bata merah, sehingga Hebel bisa dipindahkan dengan gampang dan kian cepat.

Karakteristik Hebel

  1. Presisi, sebab dihasilkan oleh pabrik serta memakai mesin, maka ukuran serta format dari Bata ringan ini lebih presisi ketimbang bata merah yang dibentuk dengan menggunakan tenaga manusia.
  2. Sudut siku, sudut yang dimiliki Hebel benar – benar tegak lurus berbentuk 90 derajat.
  3. Permukaan halus dan pori – pori lebih rapat, Permukaan pada Hebel biasanya rata serta halus, serta mempunyai pori yang lebih rapat, hal ini menyebabkan Hebel lebih kedap air.
  4. Ringan serta kuat, Hebel sesuai namanya memiliki berat yang lebih ringan dari bata konvensional, hampir 1/3 berat dari bata konvensional. Walaupun memiliki berat yang ringan, Bata ringan tetap awet.

Keunggulan Hebel :

Terdapatsebagian Kelebihan dari Hebel atau Hebel AAC, merupakan:

  1. AAC Block ataupun singkatan dari Autoclaved Aerated Concrete Block memiliki bentuk serta kualitas yang seragam sehingga bisa dengan mudah menghasilkan pasangan dinding yang rapi dengan cepat.
  2. Sebab bentuknya yang lebih gede dari bata konvensional biasa maka progresnya lebih cepat ketimbang penggunaan bata konvensional.
  3. Lebih ringan dari pada bata konvensional umumnya sehingga memperkecil bobot struktur. Kecuali itu sebab muatannya ringan, pengangkutannya dapat makin mudah dijalankan serta mengurangi biaya transportasi.
  4. Tidak dibutuhkan plesteran yang tebal, biasanya ditetapkan hanya 1 cm saja.
  5. Kedap air sehingga betul-betul rendah kemungkinan terjadinya rembesan air.
  6. Mempunyai ketahanan yang bagus terhadap gempa bumi.
  7. Memiliki kekedapan suara yang bagus (tahan berisik).
  8. Resisten terhadap api.
  9. Anti serangga.

Selain Kelebihan, Hebel juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu:

  1. Sebab bentuknya yang gede, untuk ukuran yang tanggung, akan membuat sisa material yang cukup banyak jikalau tak dihitung dengan detail kebutuhan Hebel yang mesti dipakai.
  2. Perekat yang dipakai harus memakai perekat khusus mortar ataupun biasa disebut semen instan.
  3. Tehnik pengaplikasian berbeda dengan bata merah sehingga untuk itu pemasangan diperlukan keahlian khusus.
  4. Nilai kuat tekannya (compressive strength) terbatas, sehingga betul-betul tidak dianjurkan pengaplikasian untuk perkuatan (struktural).

Guna perbandingan, kami juga mengulas Keunggulan serta kelemahan bata merah, sebagai berikut:

Kelebihan Bata Merah :

  1. Tidak memerlukan keahlian khusus untuk memasang.
  2. Bentuknya yang tidak besar memudahkan untuk pengangkutan.
  3. Mudah untuk membentuk bidang yang kecil
  4. Mudah mendapatkannya.
  5. Perekatnya tak perlu yang khusus.
  6. Tahan Panas, sehingga bisa menjadi perlindungan terhadap api.

Kelemahan Bata Konvensional :

  1. Susah untuk membuat pasangan bata yang rapi.
  2. Meresap panas pada musim panas dan meresap dingin pada musim dingin, sehingga temperatur ruangan tidak dapat dikondisikan ataupun tak stabil.
  3. Cenderung lebih boros dalam penerapan material perekatnya.
  4. Dimensi dan kwalitas yang tidak seragam sehingga susah untuk menyusun dinding yang rapi.
  5. Karena susah mendapatkan pasangan yang cukup rapi, maka dibutuhkan plesteran yang cukup tebal guna menciptakan dinding yang cukup rata.
  6. Waktu pengaplikasian lebih lama dibandingkan material dinding lainnya.
  7. Berat, sehingga membebani struktur yang menyangganya.

Jikalau kita bandingkan Hebel vs bata merah dengan mengamati Kelebihan serta kekurangan masing-masing. Bisa disimpulkan bahwa bata ringan mempunyai keunggulan yang lebih dibandingan dengan bata merah.

Kenapa cuma membahas bata merah dan Hebel ?
Kan masih ada batako ?

Bata konvensional memang masih tetap diaplikasikan sebagai bahan konstruksi bangunan, sebab kelebihan-kelebihan yang ada padanya. Hebel adalah material yang saat ini sedang marak  dipakai untuk mendirikan bangunan khususnya bangunan tinggi di kota-kota besar dan menengah. Sedangkan batako, mulai jarang digunakan karena selain lebih mahal ketimbang bata merah, juga karena kekurangan-kekurangan yang dimiliki padanya.

Yang terbaik pasti yang mahal ?

Barang kali adalah hal yang lazim seandainya ada yang  berpendapat bahwa ada harga ada kwalitas. Menurut aku tampaknya pendapat tersebut butuh pembuktian. Yuk kita buktikan sama-sama. Kita coba mulai dan menentukan perkiraan keperluan bahan batu bata konvensional dan Hebel untuk membuat dinding seluas 1 meter persegi.

Kita juga harus mencatat dimensi standar batu bata merah dan Hebel yang menjadi kita pergunakan:

Dimensi bata merah = 5 x 10 x 20 cm.
Dimensi Hebel = 10 x 20 x 60 cm.
Tarif bata merah = Rp 900,- per biji.
Tarif Hebel = Rp 10.000,- per biji.

Salah satu cara guna menjumlah kebutuhan pemakaian batu bata yakni dengan menggunakan simulasi gambar.

Yuk kita mulai menghitungnya:

Bata Merah

Dimensi 5 x 10 x 20 cm. Harga Rp 900,- per biji. Jarak bahan portland cement antar bata merah 2 cm.

Terdapat 56 biji bata merah utuh. Sedangkan bata merah setengah terdapat 14 biji yang berarti bata konvensional utuh sejumlah 7 biji.

Total keseluruhan: 56 + 7 = 63 biji bata konvensional.

Kalkulasi tarif Bata Konvensional:

Bata konvensional: 63 x 900 = Rp 56.700,-
Adukan semen+pasir: = Rp 50.000,-
BIAYA KESELURUHAN: Bata konvensional + materi semen = Rp 106.700,-

Hebel

Ukuran 10 x 20 x 60 cm. Harga 10,000 per biji.

Dari gambar simulasi, terdapat sekitar 8 biji lebih Hebel yang dipasang. Bila dihitung dari luas dinding dibagi dengan luas permukaan Hebel = 1 meter persegi : (0,2 x 0,6) = 8,3 biji Hebel.

Kalkulasi biaya Hebel:

Hebel: 8,3 x 10.000 = Rp 83.000,-
portland cement instan: 4kg = Rp 15.000,-
BIAYA TOTAL: Hebel + adukan semen = Rp 98.000,-

Harus kita ingat, bahwa kalkulasi ini masih di luar biaya pengerjaan maupun tarif tukang dan transportasi. Seandainya kita bandingkan perhitungan bata konvensional dengan kalkulasi Hebel, maka biaya Hebel masih lebih murah per meter persegi-nya. Analisa luas dinding yang semestinya kita bangun, kian besar penghematan yang kita lakukan.

Ayo kita coba buktikan lagi dengan cara perhitungan analitik pemasangan batu bata konvensional tebal 1/2 bata memakai 1 portland cement : 6 pasir dengan Hebel tebal 7,5 cm memakai mortar portland cement.

Tabel Analisa Tarif Satuan Hebel

No Komponen Satuan Perkiraan Kuantitas Harga Satuan(Rp) Jumlah Harga(Rp)
A TENAGA
1 Pekerja Biasa Org/Hr 0,3000 50.000 15.000
2 Tukang Batu Org/Hr 0,1000 60.000 6.000
3 Kepala Tukang Batu Org/Hr 0,0100 65.000 650
4 Mandor Org/Hr 0,0150 70.000 1.050
Jumlah Harga Tenaga 22.700
B BAHAN
1 Hebel Bh 8,3333 6.120,06 51.000,51
2 Mortar Zak 0,08 98.000 7.350
Jumlah Harga Bahan 58.350,51
C PERALATAN
Jumlah Harga Peralatan
D Jumlah Harga Tenaga, Bahan dan Peralatan(A+B+C) 81.050,51

Tabel Analisa Harga Satuan Bata Merah

No Komponen Satuan Perkiraan Kuantitas Harga Satuan(Rp) Jumlah Harga(Rp)
A TENAGA
1 Pekerja Biasa Org/Hr 0,3000 50.000 15.000
2 Tukang Batu Org/Hr 0,1000 60.000 6.000
3 Kepala Tukang Batu Org/Hr 0,0100 65.000 650
4 Mandor Org/Hr 0,0150 70.000 1.050
Jumlah Harga Tenaga 22.700
B BAHAN
1 Bata Konvensional Bh 70.000 550 38.500
2 Porland Cement(PC) Kg 8,3200 1.450 12.064
3 Pasir Pasang m3 0,0490 181.700 8.903,30
Jumlah Harga Bahan 59.467,30
C PERALATAN
Jumlah Harga Peralatan
D Jumlah Harga Tenaga, Bahan dan Peralatan(A+B+C) 82.167,30

Catatan: Terbukti Hebel memang lebih unggul serta lebih murah dibanding bata merah.

Mengapa harus memilih Hebel?

Untuk menjawab pertanyaan diatas tanpa ragu dan jelas saya menjawab sebab Hebel lebih unggul dan lebih murah dibandingkan bata merah. Saudara masih ragu untuk menggunakan Hebel ?, silahkan buktikan langsung dengan memesan Hebel  murah harga berkompetisi di Sumenep.Bermacam merek Hebel tersedia: Hebel citicon, Hebel fastcon, Hebel priority one, Hebel optima, Hebel great wall, Hebel blesscon serta Hebel merek lainnya. Dengan menghubungi: 085334439900, Distributor Hebel searea Jawa Timur dan Jawa Tengah MegaTruss Global harga bersaing.

Hubungi Kami Dengan WhatsApp
%d blogger menyukai ini: